SIDANG XXXI Klasis Yogyakarta Utara

SIDANG XXXI Klasis Yogyakarta Utara

SIDANG XXXI
Klasis Yogyakarta Utara 25 Januari 2020
di GKJ Samirono Baru
Tema: “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah”
Sub Tema: “Keluarga Menjaga Keutuhan Ciptaan-Nya”

Pagi itu para utusan 11 gereja Se-Klasis Yogya Utara samirene di GKJ Samirono Baru. Dihadiri unsur pemerintahan : Camat,Danramil,Kapolsek,Kecamatan Depok Kabupaten Sleman dan dari Penyelenggara Bimas Kristen Provinsi DIY.
Dalam ibadat pembukaan Pdt. Apy Heny menyoroti radikalisme keagamaan yang semakin viral, maka gereja ikut bertanggujawab memberi solusi. Dalam ibadat ini ditampilkan tarian “Benih yang Tumbuh” tarian 11 orang muda-mudi yg mewakili jumlah gereja lingkup klasis dengan membawa bendera warna-warni mengekspresikan pertumbuhan dan perkembangan gereja-gereja Klasis Yogya Utara.
Pnt. Setyo Watjono selaku ketua panitia sidang menginformasikan:
1.Dalam rangka go green panitia tidak menyediakan minuman instan dan isi ulang.
2.Ruangan sidang dilengkapi dengan jalur2 evakuasi jika terjadi situasi gawat darurat.
3.Sidang direncanakan hanya 1 hari tidak seperti tradisi sebelumya 2 hari.

Dalam persidangan bukan hanya steril minuman instan saja tetapi juga konsumsi karena hanya tersedia di tempatnya. Jalur evakusi juga tertuang dalam buku materi sidang sehingga tersasa dalam “GKJ Samirono Baru Airline” .Sidang yang diskenario 1 hari berakhir pukul 02.40 ..Minggu 26 Januari 2020 padahal materi sidang untuk visitator sinode diberikan saat sidang dengan alasan tidak ada materi berat.
Diperkenalkannya Vikaris Ardi Tulus Ariyanto dari GKJ Sarimulyo dan Vikaris Talentika Kristarini dari GKJ
Tanjugtirto.
Dalam penutupan yang dilayani Pdt. Martana Pancahadi dari GKJ Dayu diteguhkan juga Badan Pelaksana dan Pengawas Klasis yang baru.