Berita Pesan Pengembalaan Bapelsin XXVIII GKJ

Berita Pesan Pengembalaan Bapelsin XXVIII GKJ

SURAT PENGGEMBALAAN
BADAN PELAKSANA SINODE XXVIII GKJ

SK/2020/B7/SB709/307

 

Salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Melalui surat ini, Bapelsin XXVIII GKJ menyampaikan surat pengembalaan kepada gereja-gereja se-Sinode GKJ, sebagai seruan, imbauan dan salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh majelis masing-masing gereja.

 

Bapelsin XXVIII GKJ menyampaikan surat pengembalaan berkaitan dengan Virus Corona (Covid 19) didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan di bawah ini :

  1. WHO menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi.
  2. Seruan dari Pemerintah Indonesia yang menyampaikan program strategi ‘pembatasan pertemuan sosial’ (Social Distancing) sebagai cara meredam dampak Covid-19.
  3. Panggilan gereja untuk mendukung langkah-langkah pemerintah sebagai otoritas yang dipakai Tuhan.
  4. Sebagai orang percaya, kita menghayati dipanggil untuk memelihara kehidupan dan membawa kabar damai sejahtera bagi semua, dilakukan dengan semangat ‘Lindungi diri Sendiri’ dan ‘Lindungi Sesama’.
  5. Kesadaran bahwa masing-masing gereja se-Sinode GKJ memiliki konteks yang berbeda antara satu dengan yang lain.

 

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas, maka Bapelsin XXVIII GKJ menyampaikan surat penggembalaan sebagai berikut :

  1. Meminta seluruh gereja se-Sinode GKJ untuk sehati mendoakan setiap orang dengan Covid-19 supaya segera pulih dan juga berdoa bagi setiap upaya untuk meminimalkan risiko Covid-19.
  2. Mengimbau seluruh gereja untuk menyukseskan program pemerintah dengan ikut serta dalam strategi pembatasan perjumpaan sosial (social distancing).
  3. Menyampaikan informasi kepada gereja-gereja bahwa segala rencana kegiatan aras sinodal yang melibatkan banyak orang dari berbagai daerah ditunda pelaksanaannya sampai batas waktu yang belum ditentukan dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan situasi. Sejalan dengan ini, maka acara HALUN dan Pentakosta Adiyuswa Sinode GKJ yang direncanakan pelaksanaannya 5 Juni 2020 ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
  4. Mengimbau kepada gereja-gereja untuk memperhatikan kesehatan jemaat dan terutama bagi kelompok rentan, seperti kelompok usia anak-anak, para adiyuswo dan orang-orang yang memiliki riwayat gangguan kesehatan. Perhatian kepada mereka dapat dilakukan dengan cara pembatasan perjumpaan.
  5. Berkaitan dengan pelayanan pembinaan iman dan ibadah. Bapelsin XXVIII GKJ mengimbau kepada Majelis Gereja untuk melakukan konsultasi dengan pihak medis, sehingga dapat mengambil keputusan dengan pertimbangan yang komprehensif. Bapelsin XXVIII GKJ mengimbau untuk membatasi pertemuan-pertemuan jemaat dan menggantinya dengan pembinaan dengan menitikberatkan pada persekutuan keluarga.
  6. Pembinaan iman warga gereja. Jika majelis gereja memutuskan untuk mengganti kegiatan komisi/wilayah/blok dengan kegiatan di rumah masing-masing maka majelis gereja perlu menyiapkan bahan-bahan pembinaan. Jika majelis gereja memutuskan untuk tetap melaksanakan kegiatan komisi/wilayah/blok maka perlu memperhatikan kelompok rentan dan melakukan presedur pengelolaan kesehatan dengan baik. Bapelsin XXVIII GKJ mengimbau adanya ‘hand sanitizer’, mengganti jabat tangan dengan salam Namaste atau salam Anjali (menyilangkan tangan kanan ke dada).
  7. Pelaksanaan ibadah minggu. Jika majelis gereja memutuskan untuk mengganti ibadah minggu dengan ibadah keluarga di rumah masing-masing maka majelis gereja dimohon menyiapkan sarana prasarana yang mendukung, misalkan panduan liturgi, renungan, live streaming Dan jika majelis gereja memutuskan untuk tetap melaksanakan ibadah minggu di gedung gereja maka majelis gereja dimohon; a. Melakukan pembersihan mebel dan peralatan ibadah dengan disinfektan. b. Mengganti jabat tangan dengan salam Namaste atau Anjali. c. Menyediakan ‘hand sanitizer’ yang cukup bagi semua jemaat. d. Mengatur posisi duduk jemaat untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus. e. Menghindari model pengumpulan persembahan dengan kantong yang diedarkan.

 

Demikianlah surat pengembalaan kami sampaikan. Kiranya Tuhan menolong kita semua untuk mampu melewati tantangan bersama ini. “TUHAN adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang. TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku. Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu”. (Masmur 116 : 5-7).

 

Salatiga, 19 Maret 2020

Bapelsin XXXVIII GKJ

Ketua                                                            Sekretaris

Pdt Aris Widaryanto                                         Pdt. Sundoyo

 

 

surat penggembalaan