MG PASCO-19 Manajemen Gereja Pasca Pandemi Covid-19

MG PASCO-19 Manajemen Gereja Pasca Pandemi Covid-19

MG PASCO-19
Manajemen Gereja Pasca Pandemi Covid-19

Oleh: Andreas UW

Pengantar

Mengelola gereja di saat normal tentu berbeda dengan di saat tidak normal. Belajar dari kasus pandemi covid-19, segera setelah pandemi terjadi pemerintah membentuk gugus tugas percepatan penanganan pandemi covid-19 sebagai bagian dari diberlakukannya kebijakan darurat sipil. Meskipun belum teruji benar efektivitas dari kinerja sistem yang dipergunakan, namun dalam hukum tata negara “pintu darurat” itu tersedia dan digunakan. Bagaimana di gereja?

Sistem pemerintahan negara dibangun berdasarkan hukum tata negara. Sedangkan sistem bergereja kita dibangun berdasarkan roh atau spirit pastoral gereja. Dua pendekatan yang berbeda dalam pengelolaan negara dan gereja yang mestinya kita pahami bersama.

Dengan spirit pastoral gereja, transformasi kehidupan bersama (organisme) yang disebut gereja itu mestinya mendapat ruang yang lebih lentur dan cair. Artinya, penyelenggaraan organisasi gereja dilakukan sesuai kebutuhan setempat dan dengan memanfaatkan kearifan lokal sehingga diharapkan dapat bertahan hidup dan mengembangkan dirinya dalam konteks manapun dan keadaan apapun. Spirit pastoral transformatif TGTL GKJ 2015 memungkinkan gereja mengubah cara pengelolaan organisasinya, terutama pada situasi darurat seperti masa pandemi covid-19 atau pasca pandemi ini berakhir.

 

Klik tombol dibawah ini untuk mengunduh
MG PASCO-19 Manajemen Gereja Pasca Pandemi Covid-1 (file Word)

MG PASCO-19 Manajemen Gereja Pasca Pandemi Covid-19 (file Pdf)