PERJAMUAN KUDUS: UNTUK ANAK-ANAK?

PERJAMUAN KUDUS: UNTUK ANAK-ANAK?

PERJAMUAN KUDUS: UNTUK ANAK-ANAK?

Oleh: Pdt. Dr. Yusak Tridarmanto

Beberapa sebutan di dalam Perjanjian Baru

Pada masa kehidupan gereja yang mula-mula terdapat beberapa sebutan Perjamuan makan berkenaan dengann praktek merayakan Perjamuan Malam Tuhan sebagai dasar dari apa yang kini kita kenal dengan Perjamuan Kudus. Beberapa di antaranya ialah: “memecahkan roti” (Kis. 2: 42, 46;  20: 7, 11); “eukharisti” (Mat. 26: 27; Mar. 14: 23; Luk. 22: 17, 19; 1 Kor. 11: 24); “meja Tuhan”  (1 Kor. 10: 21: LAI menerjemahkannya dengan Perjamuan Tuhan. Yun: trapezēs [meja] kyriou [Tuhan]); “perjamuan/persekutuan” (1 Kor. 10: 16: Yun. koinōnia) dan “Perjamuan malam Tuhan” (1 Kor. 11: 20. Yun. kyriakon deipnon). Rujukan-rujukan lain kepada Perjamuan Malam (yang terakhir) Tuhan, yang ditemukan di dalam kitab Perjanjian Baru ialah  1 Kor. 10:1-22; 11: 20-22; Luk. 24: 30; Kis. 27: 35; Mar. 6: 41; 8: 6; Yoh. 6: 25-59; 19: 34; Kis. 2: 42, 46; 20: 7, 11. Namun dari semua rujukan itu, yang paling penting dan menonjol ialah yang terdapat di dalam Mat. 26: 26-29; Mar. 14: 22-25; Luk. 22: 15-20 dan 1 Kor. 11: 23-26. Dari semua berita ini, berita yang paling tua dan awal berasal dari tulisan rasul Paulus di dalam 1 Kor. 11: 23-26.[2] Sebagai naskah paling tua, maka dari sisi waktu naskah tersebut masih lebih dekat dengan sumber aslinya yakni Tuhan Yesus beserta para murid-Nya sendiri. Karena itu, baik kiranya apabila kita membahas terlebih dahulu secara lebih mendalam tradisi terawal ini.


Selengkapnya dapat mengunduh artikel berikut :
Perjamuan Kudus : Untuk Anak-anak (pdf).
Perjamuan Kudus : Untuk Anak-anak (word).