SinodeGKJ, Surakarta – Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung GKJ Danukusuman, di Jalan Dewi Sartika no 38, Surakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Acara ini juga dihadiri oleh aparat Muspika setempat dan pendeta serta anggota Majelis GKJ Danukusuman.

Acara peletakan batu pertama pembangunan gedung GKJ Danukuman yang disiarkan secara live streaming di channel youtube GKJ Danukusuman ini dilakukan di sebuah joglo yang akan menjadi tempat didirikannya gedung gereja. Dalam pidato sambutannya, Walikota FX Hadi Rudyatmo menyampaikan agar warga jemaat GKJ dan warga masyarakat Danukuman mencontoh filosofi joglo.

Filosofi joglo ini harus dikedepankan karena joglo tiangnya hanya diletakkan saja tanpa harus diikat oleh besi dan lain sebagainya, namun saat diterpa angin tidak goyah sedikitpun. Selain itu joglo merupakan simbol gotong royong yang sangat kental sekali, terlihat dari paduan soko guru, soko rowa, usuk, pengeret, blandar dan sebagainya sehingga joglo ini menjadi sangat kuat.

“Artinya kami mengajak seluruh masyarakat, jejek ora goyah, artinya pembangunan gedung gereja ini sudah sah demi hukum yaitu dengan diterbitkannya IMB dari Pemerintah Kota Surakarta,” kata Walikota FX Hadi Rudyatmo, disambut tepuk tangan para hadirin.

Karena itu pula walikota mengajak panitia pembangunan gedung gereja dan seluruh masyarakat Danukuman agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang dikembangkan oleh siapapun lan ora goreh, atau tidak kuatir.

Ia menegaskan bahwa membangun sebuah rumah ibadah itu pasti jadi, tidak ada cerita membangun rumah ibadah tidak jadi. Membangun rumah ibadah mulai dari masjid, pure, gereja, dan lainnya pasti semuanya bisa selesai.

“Pembukaan UUD 1945 sudah jelas, kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan 1 Juni 1945 juga sudah disampaikan oleh pendiri negara Republik Indonesia adalah, semua rakyat Indonesia bebas menyembah (memeluk) agamanya masing-masing,… itulah kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat,” tegas Walikota FX Hadi Rudyatmo .

Namun demikian, ia berharap agar GKJ Danukuman ini tidak hanya bermanfaat untuk jemaatnya saja namun harus bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat Danukusuman dan sekitarnya. “urip kui urup, hidup itu harus bermanfaat untuk sesama tanpa memandang suku, gama golongan dan sebagainya,” kata Walikota.

Untuk itu ia meminta agar gereja membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh anggota masyarakat dan aparat pemerintah mulai dari RT, RW, Lurah, Camat dan seterusnya. Ia juga menekan agar jemaat GKJ Danukusuman dan masyarakat ikut merawat kemajemukan Kota Solo. (Tim Admin)

Link Video Peletakan Batu Pertama GKJ Danukusuman