SinodeGKJ, Grobogan – Sidang Klasis Ke-59 Gereja-gereja Kristen Jawa Purwodadi, digelar Selasa, 9 Maret 2021, bertempat Di GKJ Grobogan, Jawa tengah. Persidangan dimulai pada pukul 08.45 WIB dengan ibadah pembukaan dilayani oleh Pdt. Netty Marlista, yang mengambil dasar Firman Tuhan dari Efesus 2:1-20.

Dalam kotbahnya, Pdt Netty mengajak seluruh peserta sidang untuk mengucap syukur kepada Allah, atas pemeliharaan Allah sehingga dapat berkumpul melaksanakan Sidang. Terlebih oleh karena anugerah Allah telah beroleh keselamatan.

Dalam kondisi pandemi dan juga cuaca ekstrim, kita patut bersyukur masih bisa melaksanakan persidangan meskipun dengan cara atau situasi baru. “Tuhan kiranya menyatakan hal yang baik dan buah persidangan juga baik bagi gereja-gereja di Klasis Purwodadi,” kata Pdt. Netty.

Persidangan kali ini mengambil tema “Menjaga Keutuhan Keluarga Allah”. Setelah ibadah pembukaan selesai, sidang diskors selama 15 menit, dan kemudian dibuka kembali dengan pembacaan surat-surat keluar yang berjumlah 10 surat dan surat-surat masuk yang berjumlah 25 surat.

Sidang kemudian dipimpin oleh moderamen yang terdiri dari Pdt. Wahyu Catur Basuki (Ketua 1), Pdt. Netty Marlista (Ketua 2), Pdt. Stefanus Budi (Sekretaris 1), dan Pnt. Kuntadi Handoko (Sekretaris 2).

(Visitator Sinode GKJ, Pdt Yemima Nurani)

Hadir dalam sidang ini, antara lain utusan dari Sinode GKJ, Pdt. Yemima Nurani. Persidangan berlangsung cair dan kondusif. Ada beberapa pembahasan materi yang memakan waktu cukup lama, namun pada akhirnya menghasilkan kesepakatan bulat dan dapat diterima oleh seluruh peserta sidang.

Beberapa catatan penting dalam persidangan antara lain, tentang 5 pokok pembentuk watak Kristiani (Spiritualitas Ilahi, Merdeka, Mandiri, Kreatif dan Cinta alam) yang perlu dikembangkan dan diwujudkan oleh gereja-gereja. (Pdt. Yemima Nurani)