Lebih dari satu tahun kita menjalani situasi new normal. Pandemi hingga saat ini belum berakhir bahkan penyebarannya meningkat dengan varian virus yang baru. Kondisi ini berdampak pada kesehatan fisik, maupun kesehatan mental kita. Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 5 menyerukan tiga sikap yang perlu kita lakukan senantiasa, yaitu bersukacita, berdoa dan bersyukur dalam segala hal.  Bersukacita dan bersyukur membuat kita berpikir positif dalam segala situasi. Melalui doa kita dapat menjadi juru syafaat bagi orang lain dan bangsa kita. Setiap hari, Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) melalui program “Doa Bagi Bangsa” terus mengajak kita bertekun dan tak jemu-jemu menantikan pertolongan Tuhan bagi bangsa dan dunia ini. Tiga sikap ini  akan memelihara mental kita dan menjadi obat yang mujarab, di samping kesediaan dan komitmen kita untuk konsisten menaati protokol kesehatan (prokes).

Setiap bulan September melalui perayaan Hari Doa Alkitab (HDA), LAI mengajak gereja-gereja di Indonesia untuk berdoa bagi upaya pelayanan LAI, khususnya bagi penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa daerah. Pada tahun 2021 ini mari kita bersama berdoa, mewartakan dan mendukung upaya penerjemahan Perjanjian Lama dalam bahasa Sougb – Papua Barat.

Ketika Injil masuk pertama kali ke Pegunungan Arfak, dua orang misionaris dari Amerika gugur. Namun, pengorbanan mereka tidak pernah sia-sia. Injil masuk dan mengubah hidup masyarakat Sougb. Ketika akhirya Perjanjian Baru dalam bahasa Sougb terbit pada 1997, kami menyaksikan antusias umat sungguh luar biasa. Bahasa Sougb bukan hanya menjadi bahasa sehari-hari namun juga menjadi bahasa liturgis. Mereka sangat mendambakan Alkitab yang lengkap.

Perayaan HDA tahun 2021 ini merupakan gerakan bersama umat Tuhan untuk menyebarkan Kabar Baik dalam bahasa ibu dari masyarakat pengguna bahasa Sougb yang umumnya berasal dari pegunungan Arfak – Papua Barat. LAI  mengirimkan Tata Ibadah Dewasa dan Pengantar tema khotbah untuk dipergunakan dalam ibadah salah satu hari Minggu di bulan September 2021 di jemaat/paroki dari gereja-gereja Mitra LAI, termasuk materi untuk Sekolah Minggu dan Remaja.  Tata Ibadah yang digunakan mengacu kepada Tata Ibadah Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) yang memulai pelayanannya di daerah pegunungan Arfak.

Di bawah terang tema kerja LAI tahun 2021, yaitu “Aku Menyertai Kamu Sampai Akhir Zaman” (Matius 28:20) kami berharap perayaan HDA ini memberikan peneguhan bagi seluruh umat untuk terus bersemangat dalam mewujudkan persekutuan, pelayanan dan kesaksian kita di tengah dunia sesuai amanat Firman Tuhan.  Sebagai ekspresi ucapan syukur yang konkret dalam rangka Hari Doa Alkitab, kami menghimbau agar setiap jemaat/paroki menyediakan satu kantong persembahan yang diperuntukkan khusus bagi penerjemahan Perjanjian Lama ke dalam bahasa Sougb. Selain itu, kami mengajak anak-anak Sekolah Minggu dan Remaja untuk mengadakan tabungan Hari Doa Alkitab sepanjang bulan September.

Dari pengalaman yang lalu dalam penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama, waktu yang dibutuhkan sekitar 12-15 tahun dengan biaya tidak kurang dari Rp 2,09 Milyar.

Silahkan unduh materi Hari Doa Alkitab 2021 sebagai berikut :

1. Unduh Panduan Ibadah Anak dan Remaja

2. Unduh Tata Ibadah dan Pengantar Khotbah 2021

Lembaga Alkitab Indonesia mengucapkan terima kasih atas kerja sama gereja-gereja dan semua umat kristiani dalam upaya bersama mewujudkan ketersediaan Alkitab sampai ke ujung bumi. Tuhan memberkati. Salam Alkitab Untuk Semua.

sumber  : https://www.alkitab.or.id/layanan/berita-detail/hari-doa-alkitab-2021