Kamis, 23 September 2021 Minggu Biasa XX

Ester 1:1-21, Mazmur 124, Kisah Para Rasul 4:13-31 link Alkitab

SETIA KEPADA TUHAN

Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka: “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar. (Kisah Para Rasul 4: 19-20)

Beberapa orang suka menuruti keinginan mereka sendiri. Ini  tanda orang yang telah terbelenggu oleh kekuatan duniawi. Jalan hidupnya semata-mata hanya untuk kesenangan dirinya sendiri. Mau memberi pertolongan asal mendapatkan keuntungan, jika merugikan, nanti dulu memberi bantuan. Tindakan seperti itu masih jauh dari apa yang diperintahkan Tuhan. Mengasihi sesama seperti orang Samaria yang menyelamatkan korban perampok di dekat Yerusalem. Orang Samaria itu mengalami kerugian materi, karena selain mengeluarkan tenaga, juga mengeluarkan dana.

Rasul Petrus dan Yohanes memberikan teladan yang baik bagi kita. Di tengah kondisi persidangan yang memojokkan keduanya, Rasul menjawab bahwa akan mengikuti kemauannya sendiri, atau kepada Tuhan? Menurut Rasul, mereka tidak bisa berbohong dan selalu mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan. Meskipun sungguh merasakan ancaman di  persidangan, tetap tidak berubah memegang pendapat yang benar dalam Tuhan.

Pencobaan hidup tentu saja beragam. Penderitaan, tidak dipercaya, krisis ekonomi, dll berpotensi menjadi ancaman yang dapat menuntun dan menyebabkan kita bertindak sesuai dengan kemauan kita sendiri. Dalam Firman sekarang ini, mengingatkan bahwa kita harus tetap mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan, meskipun ada pencobaan hidup bermacam-macma dalam hidup kita. Tuhan ingin kita setia mengikuti kehendak Tuhan. |*SHS