SinodeGKJ, Kebumen – Gereja-gereja Jawa (GKJ) Klasis Kebumen menggelar Sidang  ke-95 bertempat di Candimas Resto dan Hotel, Karanganyar, Kebumen, Jumat 3 Desember 2021, dengan gereja penghimpun GKJ Grujugan.

Sidang sengaja digelar di sebuah tempat semacam pendapa dengan penataan atau Lay out tempat sidang ditata semi terbuka, hal ini disesuaikan  dengan kondisi yang masih pandemi Covid-19. Persidangan diikuti oleh 15 gereja, Bapelklas, Bebadan, klasis tetangga dan Visitator Sinode yakni Pdt. Elya Budi Raharjo dan Pdt. Yosafat AW.

Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Sarwanti dengan  mengambil tema: “Kuatkan  dan teguhkan  hatimu”, dengan dasar Firman Tuhan dari Ulangan 31 :6. Dalam renungannya, Pdt. Sarwanti mengajak gereja-gereja GKJ di Klasis Kebumen untuk tetap berkarya dan melayani di tengah masa pandemi, dan juga berbagai masalah yang dihadapi oleh tiap-tiap jemaat.

Persidangan klasis ini seluruhnya dilakukan secara pleno dan tidak  ada sidang  seksi, namun ada 1 panitia ad hoc untuk membahas materi khusus. Seluruh materi yang masuk dibagi dalam 3 bidang yakni Kejemaatan,  Penatalayanan, dan Kebapelklasan.

Sementara panitia ad hoc membahas tentang pergumulan yang dihadapi oleh GKJ Sikayu dan Pdt. Ananta Rijon Kusumo, S.Si. Selama 2,5 bulan Pdt. Ananta diutus oleh GKJ Sikayu untuk menjalani proses pendampingan di Klasis Wonogiri. Proses pendampingan ini diprakarsai oleh Bapelsin Bidang Ketenagaan, GKJ Sikayu dan Bapelklas Kebumen bidang Visitasi.

Persidangan berjalan dengan baik dan lancar. Pergumulan yang cukup menjadi  perhatian dalam persidangan adalah tentang keberadaan pemuda/pemudi usia dewasa yang belum juga mendapat pasangan hidup. Terkait masalah ini sidang mengusulkan untuk membuat grup ataupun kegiatan-kegiatan yang bisa mempertemukan mereka di aras klasis.

Sementara itu, dalam pemilihan pengurus Bapelklas yang baru, terpilih Pdt. Andreas Sapto Edi (GKJ Kebumen) sebagai Ketua Bapelklas, didampingi Pdt. Yunus (GKJ Gombong) sebagai sekretaris, dan lbu Sunarsih (GKJ Karanganyar) sebagai  Bendahara.

Persidangan klasis kali ini juga memutuskan memberikan persembahan untuk UKS, yang diambil dari persembahan sidang dan sisa saldo pelaksanaan sidang. Persidangan  klasis  berakhir pada pukul 18.00 wib dan ditutup dengan doa oleh utusan Bapaelsin  XXVlll, Pdt. Elya Budi Rahardjo. (Pdt. Yosafat AW)