Dalam organisasi WCC, ada 8 presiden. 6 dari mereka mewakili region: Afrika, Asia, Karibia dan Amerika Latin, Amerika Utara, Eropa, dan Pasifik. Sementara itu, yang 2 lagi adalah dari Orthodoks Oriental dan Orthodoks Timur.

Dalam bussiness plenary Senin, 5 September 2022, Sidang Dewan Gereja-gereja se-Dunia telah memilih presiden untuk periode berikutnya. Komite Nominasi telah mengusulkan 8 nama. Mereka dipandang cukup dikenal dan berperan dalam gerakan oikoumene di wilayah/kelompok mereka masing-masing. Persetujuan diberikan oleh sidang melalui cara pemungutan suara oleh para delegasi. Sistemnya adalah simple majority, yaitu 50%+1. Ada 574 delegasi yang hadir dalam sidang Senin itu. Untuk mencapai persetujuan, diperlukan 288 suara setuju. Hasilnya, 555 suara menyetujui usulan dari Komite Nominasi.

Para presiden itu adalah:

1. Afrika: Most Rev. Dr. Rufus Okikiola Ositelu. Beliau dari The Church of the Lord (Prayer Fellowship) Worldwide, yang tergabung dalam denominasi African Instituted. Ini untuk pertama kalinya perwakilan dari African Instituted menjabat dalam kepemimpinan WCC. Beliau berasal dari negara Nigeria.

2. Asia: Rev. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang. Beliau dari Gereja Toraja, Indonesia. Denominasi gerejanya Reformed.

3. Karibia dan Amerika Latin: Rt Rev. Philip Wright B.A. (Hons.), M.A., OBE. Beliau dari Church in the Province of the West Indies. Denominasi gerejanya Anglikan. Beliau berasal dari negara Belize.

4. Eropa: Rev. Dr Susan Durber. Beliau dari gereja United Reformed Church. Denominasi gerejanya United and Uniting. Asalnya dari negara Inggris.

5. Amerika Utara: Rev. Dr Angelique Walker-Smith. Beliau dari gereja National Baptist Convention USA, Inc. Denominasi gerejanya Baptis. Negara asalnya Amerika Serikat.

6. Pasifik: Rev. Francois Phiaatae. Beliau dari gereja Maohi Protestant Church/Eglise Protestante Maohi. Denominasi gerejanya Reformed. Berasal dari negara Tahiti.

7. Orthodoks Timur: H.E. Metropolitan Dr Vasilios of Constatia-Ammochostos. Beliau dari gereja Church of Cyprus. Berasal dari negara Cyprus juga.

8. Orthodoks Oriental: H.H. Catholicos Aram I. Beliau dari gereja Armenian Church (Holy See of Cicilia). Berasal dari Libanon.

Dari presiden-presiden tersebut, bersyukur bahwa presiden Asia berasal dari Indonesia. Seorang perempuan pula. Pendeta Henriette ini pernah menjabat menjadi Sekretaris Jenderal Christian Conference of Asia (CCA). Pernah pula menjabat sebagai ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Selain itu, juga pernah menjadi wakil presiden World Alliance of Reformed Churches (WARC), yang sekarang bernama World Communion of Reformed Churches (WCRC). Sekarang beliau menjabat sebagai ketua Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Beliau juga anggota Central Committee untuk dua periode terakhir.

Kiranya pelayanan Bu Ery (panggilan akrab Pdt. Henriette) diberkati oleh Tuhan dan Ibu tetap sehat sampai akhir masa pelayanan sebagai presiden.

Advertisements