Info Kontak:

: Dk. Kangukan, Desa Barepan, Kec. Cawas, Kab. Klaten 57463

: 0815-4847-6172

: gkjcawas@yahoo.co.id

Pendeta:

  • Pdt. Daniel Agung Nugroho Aji, S.Si.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 07.00
  2. Minggu, Pk. 08.30
  3. Minggu, Pk. 06.00
  4. Minggu, Pk. 08.00

Profil dan Sejarah:

Bertumbuh dan berkembangnya pepanthan Cawas tidak lepas dari perjalanan GKJ Pedan oleh Pdt.Ds.Soekarno(al) yang ditabiskan sebagai pendeta GKJ Pedan 17 maret 1966.

Jemaat mulamula pepanthan Cawas bermula dari persekutuan 8 orang dan merayakan Natal pada 30 Desember 1961 adapum kedelapan orang tersebut adalah:
1. Bp. R.Dhanu Sutrisno, Krajengan Bawak
2. Bp. Sudarto, Semarang
3. Bp. Wahidi Hardo Hantoro, Plosowangi
4. Bp. Karto, Tlingsing
5. Bp. Sukardi, Blaten Bendungan
6. Bp. Suparno, BanjarejoKedung Ampel
7. Bp. Supomo, Kalangan Tugu
8. Bp. Kemiyo, Sanden Cawas

Perayaan Natal pada 30 Desember 1961 dilayani oleh Pdt. Marto Pratono dari GKJ Pedan di rumah Bp. Darsopawiro Kauman barat desa Cawas , kec.Cawas semula SMP Marthenis Cawas dengan status mondok, persekutuan semakin kuat dan kebaktian mulai dilaksanakan pada setiap minggu dengan berpindahpindah tempat:
1. Tahun 19621963 di rumah Bp. Darsopawiro Kauman barat Cawas
2. Tahun 19631966 di rumah Ny. Singodirukmo tempat kel. Simpar Utomo mondok
3. Tahun 19661978 di rumah Bp. Simpar Utomo Kauman timur Cawas
Tahun 1978 mendapat protes dari umat islam di wilayah kauman yang beranggapan kauman adalah daerah Mutihan dan khusus untuk umat islam, dengan berat mendapat tekanan tersebut lalu dengan berbagai pertimbangan maka kebaktian pindah ke rumah Bp. Sutrono selama 3 bulan.

Atas berkat Tuhan dan semangat juang jemaat pada tahun 1978 gereja dapat membeli rumah dan tanah milik Bp. Sumar Bujo Sumarto di Dukuh Kanguan desa Barepan dan dipakai sebagai tempat kebaktian.

Pada Tahun 1980 majelis gereja membentuk panitia pembangunan untuk membangun gedung gereja di tanah tersebut. Tidak berhenti di situ saja pada tahun 1990 membangun gedung pastori sebagai salah satu langkah persiapan untuk menuju dewasa. Pada tahun 2008 akhir membangun kantor gereja. Pada tahun 2009 bangunan kantor gereja tersebut sebagai salah satu tempat untuk sidang klasis klaten yang melalui persidangan klasis memutuskan wilayah II diijinkan untuk dewasa yang dikemudian hari menjadi GKJ Cawas.

Kini GKJ Cawas memiliki 4 tempat ibadah di Cawas, Burikan, Bogor dan Japanan. Jumlah warga jemaat di GKJ Cawas per Desember 2015 : 432 jiwa