Info Kontak:

: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.40, Yogyakarta 55222

: 0274 513570; (Fax: 0274 549131)

: gkj.gondokusuman@yahoo.com

Pendeta:

  • Pdt. Siswadi, S.Si.
  • Pdt. Kristi, S.Si.
  • Pdt. Seno Adhi Noegroho, S.Si.
  • Pdt. Yudo Aster Daniel, S.Si.
  • Pdt. Christian Muryati, S.Pd.K.
  • Pdt. Dorkas Natalina, SE.,M.Si.
  • Pdt. Fendi Susanto, S.Si
  • Pdt. Em. David Rubingan, M.Th. (Emeritus)
  • Pdt. Em. Ruslim Ronowidjojo, B.Th. (Emeritus)

Jadwal Ibadah:

  1. Sabtu, Pk. 18.00
  2. Minggu, Pk. 05.00
  3. Minggu, Pk. 06.30
  4. Minggu, Pk. 08.30
  5. Minggu, Pk. 16.00
  6. Minggu, Pk. 18.00
  7. Minggu, Pk. 10.00

Profil dan Sejarah:

Banyak orang lebih mengenalnya sebagai GKJ Sawokembar karena ada pohon sawo kecik yang ditanam di halaman muka gedung gereja di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo 40 (Kampung Klitren Lor). Gedung gereja ini adalah gedung gereja kedua, yang mulai ditempati beribadah pada 11 Desember 1930. Sebelumnya gedung gereja pertama berada di Jl. Gondokusuman (sekarang Jl. Jend. Sudirman) dan dikenal karena gambar ayam jantan di menaranya. Gedung gereja ini mewadahi jemaat Kristen di sekitar Gondokusuman yang adalah buah pelayanan zending dari Gereja Gereformeerd di Amsterdam. Jemaat yang bertumbuh pesat seiring dengan berkembangnya Rumah Sakit Petronella (sekarang RS Bethesda) dan sekolahsekolah (sekarang BOPKRI dan Duta Wacana) dinyatakan dewasa pada Minggu, 23 November 1913, bersamaan dengan diteguhkannya empat orang tuatua dan dua orang diaken.

Dalam pertumbuhannya, jemaat Gondokusuman menahbiskan Pendeta pertamanya pada 20 April 1926 dalam diri Ponidi Sopater. Pada masamasa selanjutnya, terus memanggil pelayan berjabatan Pendeta sesuai kebutuhan sehingga sampai sekarang telah menahbiskan/meneguhkan 18(delapan belas) orang Pendeta Jemaat (yang beberapa diantaranya kemudian ditugaskan di LPK, STT Duta Wacana, atau STT Jakarta) dan mengutus 3(tiga) orang Pendeta Pelayanan Khusus di Rumah Sakit Bethesda. Ketika didewasakan tercatat warga gereja sejumlah 569 orang. Kini jumlah itu tercatat 7.334 orang. Dalam perjalanan kehidupan bergerejanya, GKJ Gondokusuman telah mendewasakan 8(delapan) pepanthannya, yaitu GKJ Wirobrajan, GKJ Ambarrukma, GKJ Jatimulyo, GKJ Samironobaru, GKJ Sarimulyo, GKJ Dayu, GKJ Brayat Kinasih dan GKJ Bambu Tegalrejo. Kini wilayah pelayanannya meliputi 18(delapan belas) wilayah tanpa pepanthan, yang dibagi dalam beberapa sektor sesuai jumlah Pendeta Jemaat Aktif yang melayani. Ibadah yang dahulu diawali dengan sekali setiap hari Minggunya, kini dilaksanakan enam kali: sekali pada hari Sabtu dan lima kali pada hari Minggu.

Di tengah pergumulan hidup bersama, GKJ Gondokusuman berusaha menjawab kebutuhan zaman dengan berbagai badan pelayanan. Dua yang masih ada hingga sekarang adalah Panti Asuhan Rekso Putro (bagian Putra dan Putri) di bawah koordinasi Badan Sosial Kristen (BSK) dan Panti Wreda di bawah koordinasi Diakonia. Selain itu dalam diri Yayasan Sawokembar, pelayanan melalui Sekolah Musik dan Pelayanan Advokasi masih berjalan.

Sebagai organisasi yang terus bertumbuh, GKJ Gondokusuman pun bertumbuh dalam iman dan pengetahuan. Menyongsong usia seabad pada tahun 2013 yang akan datang, GKJ Gondokusuman bervisi menjadi gereja yang bertumbuh dalam Kristus, untuk mewartakan dan mewujudkan damai sejahtera bagi warga gereja, dan masyarakat melalui semua aspek kehidupan untuk menghadapi perubahan zaman. Menerjemahkan visi itu, misi yang diemban adalah membangun kebersamaan dan menumbuhkembangkan solidaritas dalam masyarakat majemuk berdasarkan nilainilai kebenaran Alkitab untuk melaksanakan kesaksian dan pemeliharaan iman. Semua itu diwarnai dengan nilainilai kasih, kebersamaan, keadilan, dan integritas.