GKJ Kebonagung

Info Kontak:

: Pojok V RT.05 RW.11, Sendangagung, Minggir, Sleman, Yogyakarta 55562

: 0274 2820406

: gkj_kebonagung@yahoo.com

: gerejakebonagung.wordpress.com

Pendeta:

  • Pdt. Agung Budiarta, S.Th.
Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 07.00
  2. Minggu, Pk. 16.00
Profil dan Sejarah:

Keberadaan jemaat Gereja Kristen Jawa Kebonagung di wilayah kelurahan Sendangagung Minggir Sleman dimulai dengan kehadiran Bapak Raden Sarma Wihardja seorang juru rawat utusan dari RS Petronella Hospital (Bethesda) pada tahun 1924.

Didalam melaksanakan tugas sebagai juru rawat, Bapak R. Sarma Wihardja sekaligus melakukan Pekabaran Injil kepada setiap orang yang menghendaki pelayanan kesehatan atau berobat. Dengan mempergunakan metode pelayanan pengobatan yang didahului dengan doa dan pembacaan Firman Tuhan, banyak orang yang bersedia mengenal Tuhan melalui karya penyelamatan didalam Tuhan Yesus Kristus.

Pelayanan Bapak R. Sarma Wihardja dengan dibantu oleh Bapak Hardja Pertoma dan Bapak Atma Pawira yang selanjutnya dikenal dengan sebutan tiga serangkai (Janget Pinetelon) semakin menampakkan buah berupa bertambahnya orang yang mengenal Tuhan Allah, serta dengan perlengkapan yang seadanya kegiatan ibadah Minggu kali pertama diadakan di Klinik Kesehatan tempat Bapak R. Sarma Wihardja melayani tugas sebagai seorang mantri kesehatan.

Dengan perkembangan yang terjadi ketiga orang tersebut mempunyai kerinduan untuk mendirikan tempat pendidikan. Pada tahun 1936 terwujudlah keinginan tersebut, sehingga makin lengkaplah sarana pekabaran Injil dengan dibangunnya sekolah yang hingga waktu ini dikenal dengan Sekolah Dasar BOPKRI Minggir.
Orangorang Kristen di wilayah Kebonagung semakin memperoleh perhatian dari Gereja Kristen Jawa Gondokusuman Yogyakarta yang saat itu juga melakukan Pekabaran Injil sampai wilayah Ngentoento. Beberapa Guru Injil secara bergantian diutus ke Kebonagung untuk melakukan penggembalaan.

Pada tahun 1955, sewaktu Bapak Sulam Sungkono seorang pembantu Pendeta dari Gereja Kristen Jawa Ngentoento melayani di Kebonagung, tempat kebaktian pada waktu itu diadakan secara berpindahpindah mulai dirasakan kurang memadai, sehingga pada tahun 1956 atas prakarsa Bapak Raden Sarma Wihardja, Bapak Hardja Pertoma dan Bapak Atma Pawira dibangunlah gedung Gereja yang merupakan tanah hibah seluas 611 M2. Meskipun banyak ditemui hambatanhambatan dalam proses pembangunan terutama dalam pendanaan, akhirnya pembangunan Gedung Gereja dapat diselesaikan dan diresmikan pada tanggal 01 Juni 1960 dengan ditandai Sengkala “Sirnaning Reretu Trus Mardika”.

Gereja Kebonagung pada waktu itu merupakan pepanthan Gereja Kristen Jawa Ngentoento terus berbenah diri dan berkembang, sehingga pada tahun 1970 Gereja Kristen Jawa Ngentoento pepanthan Kebonagung mengajukan diri untuk didewasakan menjadi Gereja yang mandiri. Berdasarkan keputusan Rapat Majelis Gereja Kristen Jawa Ngentoento pada tanggal 08 Desember 1970 terwujudlah sudah keinginan Gereja Kebonagung didewasakan dengan nama Gereja Kristen Jawa Kebonagung Minggir Sleman Yogyakarta.
Belum lama ini, Jemaat Gereja Kristen Jawa Kebonagung memiliki seorang Pendeta yang ditahbiskan pada tanggal 15 Februari 2000 atas nama Pendeta Agung Budiarta, S.Th. Karena berkat Allah hingga waktu ini 08 Desember 2014 genaplah sudah Gereja Kristen Jawa Kebonagung berusia 44 tahun.
Tuhan Yesus Raja Gereja memberkati kita bersama. Amin