GKJ Kronelan

Info Kontak:

: Jl. P. Diponegoro No.9, Plumbon, Mojolaban, Sukoharjo 57554

: 0271 610023

: gkjkronelan@yahoo.com

Pendeta:

  • Pdt. Prihadi Gendrowiyono, S.PAK.,MH.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 07.00
  2. Minggu, Pk. 17.00

Profil dan Sejarah:

Sebelum GKJ Kronelan menjadi gereja dewasa dan berdiri sendiri seperti sekarang ini, ternyata mempunyai perjalanan sejarah yang panjang. Pelayanan atau penyebaran Injil pertama kali dilakukan pada tahun 1957, yang mulamula terjadi di dukuh Pabrik Desa Wirun pada 3 keluarga berjumlan 15 orang dan sebagai tempat untuk kegiatan pemberitaan itu dirumah Bapak Hadi Widodo.
Setelah beberapa tahun berjalan, pelayanan dirumah itu semakin berkembang. Kemudian pelayanan diperluas ke daeran Plumbon, Tegalmade, Wirun, Dukuh. Karena dari hari ke hari jemaat semakin bertambah, maka kebaktian terpaksa dipindah ke rumah Bapak Gito Pawiro sampai sekitar tahun 1967, selama itu pelayanan semakin berkembang, jemaat sudah mencapai 56 warga yang sudah dibabtis dan beberapa orang yang belum dibabtis.

Setelah beberapa tahun kabaktian berjalan diruman jemaat, ada niat untuk mendirikan sebuah gereja di hati para jemaat. Atas kerja sarna yang baik antara Bapak Wiyono Wandowo (tim pembagunan GKJ Joyodiningratan) dengan Bapak Citro Sunarto (kades Plumbon) dan Bapak Kiswadi (Camat Mojolaban), gereja diberi tanah seluas 500 M2 yang diambil dari tanah kas desa Plumbon, untuk itu diadakan pesiapanpersiapan untuk membangunnya. Setelah persiapan membangun sudah matang dan bahan bangunan sudah tersedia, maka pembangunan dimulai pada tahun 1969, kemudian pada tahun 1970 gereja ini telah berdiri dan pada tahun itu juga kebaktian dari rumah Bapak Gito Pawiro pindah ke gereja yang baru, tepatnya pada tanggal17 Mei 1970.

Setelah beberapa tahun melakukan kegiatan, tampak bahwa perkembangan gereja Kronelan semakin pesat, baik kegiatan yang bersifat pelayanan maupun yang bersifat gerejawi. Dalam kegiatan dan pekabaran Injil gereja ini mencari daerah baru untuk dijadikan Pos PI, perluasan itu terjadi di daerah Kesongo, Menggah, Pranan, Ngombol, Laban, Jatiteken dan lainlain dan pelaksanaannya bekerjasama dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa.

Sudah banyak kemajuan yang diraih oleh Gereja Kronelan, sehingga pada tahun 1997 Gereja Kronelan dinyatakan dan dipersiapkan pendewasaannya, artinya Gereja Kronelan dipersiapkan untuk lepas dari gereja induk GKJ Joyodiningratan untuk berdiri sendiri atau mandiri. Untuk persiapan itu maka gereja induk GKJ Joyodiningratan memanggil Sdr. Prihadi Gendro Wiyono, S.PAK untuk membantu pelayanan di Gereja Kronelan menjadi tenaga pelayanan khusus sejak 1 September 1997 sampai gereja menjadi dewasa.
Saat itu gereja Kronelan masih dalam taraf persiapan untuk menuju pada kedewasaan gereja dengan melakukan berbagai kegiatan supaya gereja Kronelan bisa mengatasi masalahnya sendiri baik dalam bidang keuangan, daya dan theologia. Hasilnya tidak mengecewakan, sehingga pada tanggal17 April 1999 gereja Kronelan menjadi gereja yang mandiri menjadi GKJ Kronelan. Dan setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 17 April 2000 GKJ Kronelan menahbiskan Sdr. Prihadi Gendro Wiyono, S.PAK menjadi pendeta GKJ Kronelan untuk yang pertama.