GKJ Ngentakrejo

Info Kontak:

: Mirisewu RT.30 RW.09Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo, Yogyakarta 55663

: –

: gkjngentakrejo@gmail.com

Pendeta:

Data Pendeta Belum Tersedia

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 06.30 ~ 07.30
  2. Minggu, Pk. 08.00 ~ 10.00
  3. Sabtu, Pk. 19.00 ~ 20.30
  4. Selasa, Pk. 14.00
  5. Selasa, Pk. 19.00
  6. Jumat Kliwon, Pk. 15.00

Profil dan Sejarah:

‚Äč

Pada tanggal 6 Agustus 1967 diadakan Baptis pertama dengan jumlah 66 orang oleh Pdt. Untung Marsudi. Dengan demikian mulai saat itulah di desa Ngentakrejo mulai tumbuh jemaat Kristen. Pada masa pertumbuhan dalam melaksanakan kegiatan/ibadah mengalami perpindahan tempat :

1. Kegiatan pertama dilaksanakan di rumah Bp. Djoirono, di dusun Pereng Ngentakrejo selama enam bulan (sampai dengan febrnari 1968).

2. Di rumah Bp. Mitro Suharjono, di dusun Temben Ngentakrejo Lendah Kulon Progo selama kurang lebih dua tahun (1968 1970). Di tempat inilah dilangsungkan Sakramen Baptis dan banyak orang mohon dilayani Baptis, dengan jumlah pemohon kirakira 300 orang, menurut kesaksian beberapa warga.

3. Di rumah Bp. Djosetomo (orang tua Bp.Warto Utomo) di dusun Temben Ngentakrejo Lendah Kulon Progo selama hampir sebelas tahun (1970 1981). Pada pertengahan tahun 1975 warga mu1ai mengadakan persiapanpersiapan untuk membangun gedung Gereja. Pada tanggal 14 Juni 1976 mulailah pembangunan gedung gereja diatas tanah seorang warga (Bp. Margi Utomo) seluas 520 m2 dengan status hak pakai. Pembangunan gedung ini dilakukan secara bertahap, sehingga baru dapat diselesaikan pada tahun 1980. Dengan berdirinya gedung gereja dengan ukuran panjang 17,50 meter dan lebar 7,5 meter. Maka pada tanggal 1 Januari 1981 segala kegiatan berpusat di tempat ini.

4. Akibat bencana Alam Gempa bumi yang terjadi pada hari Sabtu wage tanggal 27 Mei 2006 yang melanda sebagian Daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga memporakporandakan bangunan tempat tinggal maupun sarana umum termasuk Gedung Gereja pepanthan Ngentakrejo. Kegiatan kebaktian Minggu sementara dilaksanakan di rumah Bapak Suhardiwiyono di dusun Pereng dan pada Minggu berikutnya Kebaktian dan aktivitas kegerejaan bertempat di rumah Bapak Wangsit di dusun Temben Desa Ngentakrejo dengan pertimbangan tempat mudah dijangkau karena letaknya ditengahtengah lingkungan jemaat gereja.

5. Berkat uluran tangan kasih dari banyak donatur yang terpanggil untuk membangun kembali gedung gereja yang telah roboh, maka mulai bulan Agustus 2006 dimulai proses rekonstruksi gedung Gereja pepanthan Ngentakrejo dan pada Hari Minggu tanggal 24 Juli 2007 mulai dipergunakan kembali walaupun pembangunan belum sempuma keseluruhannya.

Pada masa perkembangan ini dan pasca gempa, program latihan dewasa sesuai peraturan gereja dalam Tata Gereja dan Tata Laksana Gereja Bab I Pasal 3, tetap dilaksanakan yang telah dimulai sejak tahun 2005 dan tahun 2006. Pada saat sidang GKJ Klasis Kulon Progo yang ke XXXII yang diselenggarakan di GKJ Gowok telah diinformasikan akan didewasakannya pepanthan Ngentakrejo oleh GKJ Kalipenten (Gereja Induk). Dan sebagai tindak lanjut dari Sidang tersebut juga telah dilakukan Visitasi oleh Team Visitator Klasis Kulon Progo pada Hari Jumat tanggal 8 September 2006 di GKJ Kalipenten.

Kemudian proses latihan dewasa dilanjutkan pada tahun berikutnya sesuai Akta sidang Klasis Kulon Progo ke XXXIII di GKJ Kalipenten Artikel 34, selain memfokuskan pembangunan/ rekonstruksi gedung gereja dilaksanakan proses latihan dewasa. Dan pada hari Jum’at tangga/l Juni 2007 menerima kunjungan Team Visitator Klasis Kulon Progo dalam rangka pendampingan dalam proses menjadi gereja dewasa. Proses latihan dewasa ini dilakukan sampai batas waktu yang telah disetujui dalam persidangan berikutnya .

6. Pada tanggal 8 Agustus 2008, Gereja pepanthan Ngentakrejo didewasakan oleh GKJ Kalipenten. Dilaksanakan Kebaktian syukur pendewasaan yang dipimpin oleh Pdt. Aris Kristian Widodo, S.Si dan dihadiri oleh segenap warga gereja dan warga gereja tetangga dan tamu undangan. Dilanjutkan dengan peresmian rekonstruksi gedung GKJ Ngentakrejo oleh Bapak Bupati Kulon Progo H. Toyo Santosa Dipo ditandai dengan penandatangan prasasti.