GKJ Nusukan

Info Kontak:

: Jl. Singosari Timur No.6, Prawit, RT.01 RW.03Nusukan, Surakarta 57136

: 0271 717706; (Fax: 0271 728838)

: gkj_nusukan@yahoo.co.id

Pendeta:

  • Pdt. Eko Prasetyo, S.Si.;
  • Pdt. Wahyu Purwaningtyas, S.Si.,M.Si.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, 06.30Induk
  2. Minggu, 08.30Induk
  3. Minggu, 16.30 Induk
  4. Minggu, 18.30 Induk

Profil dan Sejarah:

Perjalanan GKJ Nusukan dimulai sejak proses terselenggaranya peribadatan dari tahun 19531958, dalam statusnya sebagai Blok Nusukan/Wilayah Solo Utara yang merupakan salah satu wilayah pelayanan GKJ Margoyudan (dipimpin/disepuhi Bp. Sastrowardoyo) dan salah satu wilayah pelayanan GKJ Manahan (dipimpin/disepuhi Bp. Puspoatmojo). Pelayanan blok ini semakin memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan, baik secara kuantitas maupun kualitas. perkembangan ini sedikit banyak juga ditopang oleh berdirinya dua sarana pelayanan masyarakat yaitu SD Kristen Gilingan (sudah ditutup awal tahun 2001) dan Balai pengobatan Panti Waluyo Nusukan

Dengan mengingat pada perkembangan tersebut, maka semakin dirasakan perlunya menyelenggarakan peribadatan sendiri, maka dibentuklah panitia pangibadah yang diketuai oleh Bp. Sastrowardoyo. Ibadah pertama kali dilaksanakan pada 5 Oktober 1958 pukul 16.3017.30 WIB di rumah Bp. Ds. D. Reksodarmojo sekaligus peresmiannya. Faktorfaktor kegiatan internal yang mendukung tumbuh kembangnnya blok ini menuju pendewasaan kecuali ibadah minggu antara lain :

1. PA Bapak/PA Ibu
2.Sekolah Minggu
3. KomisiPemuda Herodion
4. Diakonia pengumpulan beras
5. Kursus kerajinan Wanita

II. Proses pendewasaan (1959 1969)

Setelah diresmikannya tempat kebaktian di rumah Bp. Sastrowardoyo, maka semakin terus bertambah jumlah warga yang beribadah, sehingga lamalama tempat tersebut tidak dapat menampung lagi. Oleh karena itu kemudian tempat ibadah dipindahkan ke rumah Bp. Puspoatmojo di Cangakan. Hal ini memperlihatkan bahwa pelayanan di Blok Nusukan mengalami perkembangan yang pesat, baik dilihat dari perkembangan kegiatan rohani, pelayanan warga dan masyarakat, kerjasama dengan gereja/lembaga kristen lain. Selaku Ketua Majelis pertama adalah (Alm) Bp. Suharno, SH. Pada saat diresmikannya pendewasaan, warga jemaat GKJ Nusukan berjumlah 390 orang dewasa dan 270 warga anak.

III. Proses Pertumbuhan/Pengembangan Pasca Pendewasaan (19791999)

GKJ Nusukan memanggil seorang tenaga gereja yang berstatus sebagai pembantu pamulang, tanggal 1 April 1970 yaitu Bp. Sutarman, S.Th. Namun karena mendapat panggilan Majelis GKJ Kebayoran Jakarta, beliau tidak dapat melanjutkan tugas sebagai pembantu Pamulang. Pada tanggal 4 Januari 1973 Majelis GKJ Nusukan membentuk panitia persiapan timbalan pamulang dan mendapatkan calon atas diri Bp. Iskak Mangunsaputra. Selanjutnya pada 28 Maret 1974, Bp. Iskak Mangunsaputra menjalani orientasi selama 1 tahun di GKJ Nusukan dengan status Pembantu Pamulang. Dalam visitasi Klasis 5 Desember 1974 dilaporkan oleh Majelis bahwa beliau telah siap memasuki masa peremtoir dan pada sidang Klasis 16 17 Januari 1975 beliau menjalani sidang peremtoir dan lulus serta diputuskan diterima sebagai pendeta jemaat GKJ Nusukan. Kebaktian Pentabisan dilaksanakan pada 25 Maret 1975 dilayankan oleh pendeta konsulen Bp. Ds. D.. Reksodarmojo.

Hal ini mempengaruhi perkembangan kuantitas warga yang berakibat rumah ibadah pindah ke Prawit RK 1 RT 10 (7 Juni 1970). ditempat kebaktian baru ini dapat ditampung 200 orang. Majelis juga menambah jam kebaktian untuk Pemuda sejak 12 Juli 1970 yaitu kebaktian dengan pengantar bahasa Indonesia. Sejak 2 Januari 1972 GKJ Nusukan telah mengadakan kebaktian 3 kali : 06.30 (Indonesia), 08.30 (Jawa), 16.30 (Jawa).

III. Peristiwa Penting Masa Pembaharuan GKJ Nusukan

1. Pembangunan Gedung Serbaguna 1 September 1994 28 Januari 1995 dan diresmikan gedung kantor 29 Januari 1995.
2. Pendewasaan Pepanthan Ngipang Welar 9 Nopember 1995.
3. Pentahbisan Pendeta II atas diri Bp. Eko Prasetyo, S.Si 8 Nopember 1997.
4. Majelis dalam plenonya menetapkan kelompok 9 (Banyuanyar) menjadi pepanthan sesuai Tata Gereja GKJ yang baru 28 Nopember 1998.
5. Pelaksanaan Kebaktian Purna Tugas atas diri Pdt. Iskak Mangunsaputra bersamaan HUT GKJ Nusukan ke 30, 8 Nopember 1999.
6. Demi efektifitas kerja Majelis pada tanggal 14 Desember 1999 (dalam rapat pleno Majelis), ditetapkan pemekaran kelompok dari 10 kelompok menjadi 16 akelompok dan 1 pepanthan
7. Penahbisan Pendeta III atas diri Ibu Wahyu Purwaningtyas, S.Si 27 Juni 2003.
8. Pembelian Ambulan / mobil jenazah untuk melengkapi pelayanan pangruktilaya, September 2007.