Info Kontak:

: Jl. Daendels Pantai Sel. No.16, Selong, Palihan, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55654

: –

: –

Pendeta:

  • Pdt. Christian Edy Mulyanta, M.Th.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 07.00
  2. Minggu, Pk. 09.00
  3. Minggu, Pk. 17.00

Profil dan Sejarah:

Sejarah GKJ Palihan
1. Baptisan Pertama.
Tahun 1914 dibaptiskan 3 orang masing-masing adalah:
1. Sutowiryo berganti nama menjadi Kromosonto.
2. Krokodikoro berganti nama menjadi Pawiro Hutomo.
3. Surohardjo berganti nama menjadi Kromotirto.

2. Berdirinya GKJ Palihan.
GKJ Palihan berdiri tanggal 17 Januari 1925. Majelis pertamanya adalah:
1. Bp. M. Dulah Sastrowinarto (Tua-tua).
2. Bp. S. Kartotenaya (Tua-tua).
3. Bp. Pawiro Hutomo (Diaken).

3. Mendirikan Sekolah.
Oleh Lembaga Zending pada tahun 1917 di Palihan didirikan sebuah sekolah.
Adapun guru pada waktu itu ialah:
1. Bp. Yokanan Martowiharjo dari Temon.
2. Bp. Surino dari Ngulakan.
Di saat itu pula di Palihan didirikan suatu pepanthan (dari GKJ temon: Penulis). Yang anggota jemaat Pepanthan Palihan berjumlah 19 orang.
Pada tahun 1920 pengkhotbah yang melayani pepanthan Palihan ada 5 orang salah satunya adalah Bp. Dulah Sastrowinarto sehingga Bp Dulah Sastrowinarto juga dipilih menjadi guru injil di Palihan dan ditetapkan pada jabatannya pada tahun 1923-1938.
4. Tempat Ibadah.
Tempat Ibadah di pepanthan Palihan sejak tahun 1917 berada disekolah Zending. Sedangkan tahun 1925 jemaat Pepanthan GKJ Palihan mampu membeli sebidang tanah milik Joyo Sukarno di pedukuhan Kragon. Yang selanjutnya dibangun gedung gereja dan sebagai tempat ibadah (sekarang Palihan pindah ke Dusun Selong). Adapun Majelis saat itu adalah:
1. Bp. M. Dulah Satrowinarto (Tua-tua).
2. Bp. S. Kartotenaya (Tua-tua).
3. Bp. Pawiro Hutomo (Diaken).

5. Pemanggilan Pendeta Bersama-sama dengan GKJ Temon.
Pada tahun 1940 GKJ Palihan Bersama-sama dengan GKJ Temon memanggil seorang pendeta untuk menjadi pendeta di gereja tersebut. Adapun pendeta yang dipanggil dan tahbiskan pada tanggal 11 Juni 1941 itu adalah Bapak S. Atmo Sumarto.
Berhubung Bapak Atmo Sumarto harus melayani dua gereja maka GKJ Palihan pada tahun 1953 memanggil lagi seorang guru Injil (Pembantu Pendeta) yaitu Bapak Mardi Suyono tepatnya pada 1 Juli 1953. Pada tahun 1955 Bapak Mardi Suyono pindah melayani di GKJ Gowok dan di GKJ Palihan dilayani oleh guru Injil R. Suprapto Martoseputro dari gereja Karangyoso sampai ditahun 1965 dan setelah itu Bapak R. Suprapto Martoseputro kembali melayani di gerhea Karangyoso.
Tahun 1968 Bapak Pendeta Atmo Sumarto secara penuh melayani di GKJ Temon.

 

6. GKJ Palihan Memanggil Pendeta Sendiri.
Tahun 1970 GKJ Palihan memanggil Pendeta dan ditahbiskan pada tanggal 7 Mei 1970 yaitu Bapak Pendeta Harjowasono. Sesudah Bapak Pendeta Harjowasono meninggal dunia maka GKJ Palihan memanggil pendeta dari Blitang Lampung dalam hal ini Bapak Pendeta Surarjo diteguhkan tahun 1987 sampai 1922.
GKJ Palihan memanggil calon Pendeta dari daerah Ngemplak Canan Wedi Klaten(warga GKJ Wedi) dalam diri bapak Christian Edy Mulyanta M.Th dan ditahbiskan pada tanggal 27 April 1994 sampai dengan sekarang ia melayani GKJ Palihan.
Gedung GKJ Palihan telah beberapa kali direnovasi. Renovasi total selesai pada tahun 2001 dari kemandirian warga dan bantuan Bp. Abraham Lekiman GKI Ngupasan Yogyakarta.
Untuk perkembangan terakhir ini karena terdampak pengembangan bandara Adi Sucipto Yogyakarta ke wilayah Temon Kulon Progo sehingga gedung gereja dari lokasi semula Kragon 2 Palihan Temon Kulonprogo berpindah ke Selong Palihan Temon Kulon Progo (bergeser keluar arca bakal bandara sekitar 100 meter ke barat dari arag gedung GKJ palihan yang lama) dan diresmikan oleh Bapak Bupati dr. Hasto Wardoyo SpOG(K) pada sabtu 19 Januari 2019.
Adapun jumlah warga GKJ Palihan berjumlah 680 orang. Sedangkan daftar majelis GKJ Palihan adalah sebagaimana berikut:
1. Pdt. Christian Edy Mulyanta M.Th.
2. Sri Yohanes Sutarto M.Pd.
3. Drs. Esti Wardani.
4. Anggono Joko Prasojo S.Keb.
5. Esti Hartati Indrayantid M.Pd.
6. Sukiman.
7. Rustanti Partini S.Pd.
8. Suwarno.
9. Daru Amboro.
10. Sunardi.
11. Rusmiyati.
12. Yunianto S.Pd.
13. Drs. Hardono.
14. Retno Irawati.
15. Purwadi S.Pd.
16. Karsanto.
17. Supriyatini.
Sumber:
Buku Panduan HUT GKJ Palihan 75
Statistik gereja

Palihan 17 Januari 2020
Pdt. Christian Edy Mulyanta