Info Kontak:

: Jl. Tanggulayu No.7, RT.02 RW.VII, Nanggulan, Kel. Kutowinangun Kidul, Kec. Tingkir, Salatiga 50742

: 0298-323163

: gkjst@yahoo.co.id

Pendeta:

  • Pdt. Sri Bangun Wismono, S.Th.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 06.30
  2. Minggu, Pk. 08.30
  3. Minggu, Pk. 16.30
  4. Minggu, Pk. 07.00
  5. Minggu, Pk. 06.00

Profil dan Sejarah:

 Tahun 1965:
GKJ Salatiga Timur bermula dari sekelompok orang percaya yang bertempat tinggal di sekitar wilayah Nanggulan dan sekitarnya (Gendongan, Kalioso dan Kalitaman) dengan jumlah warga 31 KK yang merupakan warga GKJ Salatiga. Waktu itu GKJ Salatiga belum mempunyai gedung gereja sendiri. Kebaktian Minggu masih menumpang di gedung GKI Jl. Jenderal Sudirman Salatiga.

 Tahun 1966:
Terjadi perubahan politik di Indonesia yang menyebabkan peningkatan jumlah warga jemaat GKJ Salatiga. Demikian juga di Wilayah kelompok dan sekitarnya timbul masalah yang berhubungan dengan tempat kegiatan gerejawi. Majelis GKJ Salatiga meminjam rumah Bp. Asmopawiro untuk kegiatan ibadah Minggu jam 17.00 WIB dan kegiatan gerejawi lainnya dengan daya tampung 40 orang, dan dikenal dengan nama “Rumah Kebaktian GKJ Salatiga Di Nanggulan”. Majelis menetapkan Blok Nanggulan meliputi wilayah Tengaran, Tugu, Ringinawe, Pendhem, Mrican, Gendongan, Kalioso, Nanggulan, Karangpete dan Nalen. Pelayanan Sakramen dan Peneguhan Pernikahan dan Pemberkatan Perkawinan dilayani Pdt. Sarwi Padmowidjono.

 Februari 1973
Mrican, Ringinawe menjadi “Blok Mrican Ringinawe” yang mandiri.

 Juli 1973
Melalui Panitia Pembangunan Gedung Gereja berhasil membeli sebuah rumah papan dengan ukuran 6 x 14 m yang terletak di Nanggulan.

 Desember 1975
Setelah dilakukan perbaikan tempat kebaktian pindah dari Bp. Asmopawiro ke tempat baru yang berdaya tampung 200 orang.

 16 April 1976
Majelis GKJ Salatiga meresmikan tempat kebaktian barn bertepatan dengan kebaktian perayaan Pentakosta yang dipimpin Pdt. Soesila Darmowigoto. Dan diberi nama “GKJ Blok Nanggulan” Penyelenggaraan ibadah masih diatur Majelis GKJ Salatiga.

 Mei 1979
Rumah kebaktian yang tadinya dari papan direnovasi menjadi gedung permanen. Dengan didirikannya perumahan UKSW di Karangpete pada bulan Mei 1979 warga GKJ Salatiga Blok Nanggulan bertambah 19 KK.

 16 Juni 1976
Pepanthan Nalen mendewasakan diri menjadi GKJ Tuntang Timur.

 1718 Nopember 1982
Dalam Sidang Klasis Salatiga di Ngampin menyetujui pendewasaan Blok Nanggulan menjadi GKJ Salatiga Timur.

 31 Oktober 1983
Kebaktian khusus oleh Pdt. DR. R. Soedarmo dengan disertai penyerahan simbol kedewasaan jemaat yaitu : Kitab Suci, Katekismus Heidelberg, Hukum Gereja, Palu, Kidung, Stempel Gereja, Buku Induk dan Akta Sidang Klasis Salatiga.
Pembukaan selubung “GKJ Salatiga Timur” dilakukan oleh Bp. Joko Santosa, BA sebagai Walikota Salatiga.