Info Kontak:

: Jalan Cemara No.15, Taman Murni RT.03 RW.16, Sragen Tengah, Sragen – 57211

: 0271-8851349

: jemaattamanmurni@gmail.com

Pendeta:

  • Pdt. Is Subari
  • Pdt. Christian Galabara Alfadio Putra

Jadwal Ibadah:


Minggu 1 & 4 (terakhir) 07.00 WIB Bahasa Indonesia
Minggu 2 & 3 07.00 WIB Bahasa Jawa
Minggu 17.00 WIB Bahasa Indonesia

 

Profil dan Sejarah:

GKJ TAMAN MURNI

Sejarah perkembangan, penatalayanan dan regenerasi

 

PENYEMAIAN

Didukung dengan semangat kebersamaan dan visi: membangun Gereja yang hidup dengan mewujudkan kasih dan pengampunan. Dengan berkatNya, dengan proses yang cukup panjang, kemudian secara resmi diterima sebagai bagian dari GKJ Dagen palur, tertuang di dalam surat yang berisi tentang: penerimaan sebagai warga jemaat GKJ Dagen Palur, pengangkatan majelis GKJ Dagen Palur, Jemaat Taman Murni, sragen serta peneguhan pdt Is Subari sebagai Pendeta GKJ Dagen palur, Jemaat Taman Murni, Sragen. Acara tersebut dirangkai dalam peribadatan pada, minggu 28 Juni 2009, bertempat di Wisma Joyorejan (alamat di Jl. RA. Kartini Mageru Sragen Tengah Mageru, Sragen). Peribadatan berikutnya ada di 2 tempat yaitu: di Wisma Joyorejan, dan di Tawang, Dukuh Twang, RT 01/RW 06, kelurahan Sine kec, Sragen (rumah bp Yusup Karno Sumitro)

TEMPAT IBADAH 1

Tempat ibadah selanjutnya dilakukan di Wisma Joyorejan, dengan tempat duduk dll, bongkar pasang setiap kali akan mengadakan peribadatan. Peribadatan dilakukan dengan mandat penuh dari GKJ Dagen Palur, untuk melaksanakan semua kegiatan gereja. Termasuk kegiatan keluar, ke pemerintahan dan pelayanan di Radio dan lembaga Pemasyarakatan, termasuk juga terlibat dalam kegiatan pemerintahan sejauh mendapatkan undangan untuk hadir.

TEMPAT IBADAH 2

Tempat ibadah kemudian berpindah ke Wisma Aryati, milik Bapak Heru Suprapto, pada bulan Agustus 2009. Tempat ini lebih representatif, karena berupa tempat memanjang yang dapat menampung lebih banyak jemaat dalam satu ruangan. Di tempat ini peribadatan dan pelayanan tetap berjalan seperti sebelumnya. Pengembangan dan perbaikan tetap dikerjakan, sambil berjalan menimba ilmu pelayanan dari GKJ Dagen Palur, ke Sinode dan Klasis Sala.

TEMPAT IBADAH 3

Tempat ini diawali dengan, persembahan oleh keluarga,Ibu Sri Wahyuni Soeratno yang menghibahkan tanah seluas 450 m, berlokasi di Kampung Taman Murni, Sragen Tengah, Sragen. Dari sinilah kemudian ditindak lanjuti oleh Majelis gereja dengan membentuk dan melantik Panitia Pembangunan Gereja.

Untuk mengawali pembangunan gereja, naka diuruslah IMB ke pemerintahan setempat. Dari hasil kerja keras akhirnya bisa selesai dengan Rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama Kab. Sragen No.Kd.11.14/2/PW.00/17/2011 tanggal 10 Februari 2011, Rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Sragen No. 0207-g/Rek/FKUB/III/2011 tanggal 7 Maret 2011 dan memperoleh ijin dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen berupa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan No. 640/622/29/2011 tanggal 14 Maret 2011.

Setelah IMB diterima tanggal 14 Maret 2011, kemudian pada tanggal 17 Agustus 2009, diadakan ibadah peletakan batu pertama yang dihadiri oleh FKUB, Jemaat, Tokoh Masyarakat dan beberapa sahabat, ibadah dipimpin oleh Pdt. Is Subari. Maka dimulailah pembangunan gedung Gereja GKJ Dagen Palur Jemaat Taman Murni tanggal 26 April 2011. Memebri semangat kepada seluruh warga jemaat dalam kelancaran pembangunan maka di adakan doa setiap malam, guna keselamatan dan kelancaran daya serta dana pembangunan. Proses berjalan dengan lancar, dan karena pemangunan dirasa sudah cukup maka, maka pada 29 Januari 2012, diadakanlah acara “boyongan” yang dikemas dengan arak-arakan jiarah religius, berjalan ke gedung gereja GKJ Dagen Palur jemaat Taman Murni. Acara dilanjutkan dengan ibadah peresmian gedung gereja pada: 2 Februari 2012.

PROSES KLASIKAL & SINODAL

Selain pembangunan gereja, juga didorong secara klasikal & sinodal, untuk berproses kepada pengakuan Gereja yang dewasa sekaligus berpendeta. Setelah melalui bimbingan berbagai pihak maka dihasilkanlah keputusan-keputusan sbb:

Dalam sidang Klasis Sala XXXIV, 2 januari 2016 gereja Penghimpun GKJ Danukusuman, menghasilkan keputusan :

  1. Menerima dan menyambut baik rencana Pendewasaan GKJ Dagen Palur Jemaat Taman Murni serta penerimaan Pdt. Is Subari dalam Lingkup Sinode GKJ
  2. Menugasi Bapelklas Sala untuk mendampingi proses tersebut bersama-sama dengan Bapelsin XXVII/Tim Dialog Sinode, Bapelklas Sragen, GKJ Dagen-Palur, Pdt. Novembri Choeldahono, S,Th, M.A dan GKJ Tamanasri sesuai dengan Akta Sidang Sinodr XXVII dan Tata Gereja serta Tata Laksana Sinode 2015
  3. Menugasi Bapelklas Sala untuk membuat agenda serta skema dialog yang mengacu pada rencana pendewasan tersebut, dan paling lama pada daur Sidang Klasis berikutnya.
  4. Menugasi Bapelklas Sala untuk mendukomentasi secara tertulis setiap percakapan dalam pertemuan-pertemuan yang diadakan

Dalam perjalanan waktu kemudian dalam sidang Klasis sala XXXV, 28 Januari 2017, Gereja Penghimpun GKJ Gandekan Sala Timur, menghasilkan keputusan :

  1. Melanjutkan proses dialog untuk mewujudkan rekonsiliasi yang lebih mendalam.
  2. Menyerahkan proses pendewasaan Jemaat Taman Murni dan Penerimaan Kependetaan Sdr. Is Subari, kepada Majelis GKJ Dagen-Palur, Bapelklas Sragen, dan Bapeklas Sala XXXV.
  3. Ketiga belah pihak segera merencanakan time schedule bersama-sama.
  4. Ketiga belah pihak dimohon melaporkan kepada Sidang GKJ Klasis Sala berikutnya.

Dari keputusan-keputusan tersebut dihasilkanlah tindakan nyata berupa:

  1. Pendampingan jemaat Taman Murni menuju kepada gereja yang dewasa oleh Klasis sala dan Sinode.
  2. Pendampingan dan pembimbingan kepada Sdr Is Subari menuju kepada pengakuan kependetaan yang lebih luas (Sinode GKJ), oleh tim yang ditunjuk, yang terdiri dari, unsur; utusan sinode, utusan Klasis Sala, utusan Klasis Sragen.
  3. Rekonsiliasi dengan berbagai pihak menuju kepada kemandirian dan proses pelayanan yang damai.
  4. Sidang Istimewa GKJ Klasis Sala, 11 September 2018. Yang di dalamnya antara lain, memutuskan: melanjutkan proses pemendetaan Is Subari sebagai pendeta.
  5. Pada 22 februari 2019, Pentahbisan Pendeta atas diri; sdri Kristin Andini, sdri Dyah Dewi Ratnasari, Sdr Is Subari, sdr Jarot Kristianto. Dan Pdt Is Subari difokuskan pelayanan di Jemaat Taman Murni Sragen.
  6. Mengawali acara pendewasan dan peneguhan pendeta, dilaksanakan acara “lampah agung”. Dengan peserta yang dilatih kusus dan latihan kusus. Dilaksanakan pada 26 Juni 2019, acara diawali dengan ibadah di GKJ dagen Palur, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju gedung gereja Taman Murni. Jarak tempuh kurang lebih 23 km, ditempuh waktu perjalanan 7 jam. Dibagi dalam 4 etape, di setiap etape ada tempat perhentian di sahabat-sahabat yang ikut menyemarakkan acara ini, dengan sekedar minum jahe anget, bekal perjalanan berikutnya. Hal tersebut dihayati sebagai bagian tak terpisahkan dari pergumulan jemaat taman Murni. Perjalanan panjang dan jauh harus ditempuh untuk sampai di tujuan, gereja Taman Murni. Sesampai di gereja, diadakan doa syukur pada jam 05.00 wib, untuk berterima kasih kepada Tuhan atas penyertaan dan bimbinganNya.
  7. Pada 28 Juni 2019,Pembiakan GKJ Dagen Palur Jemaat Taman Murni menjadi GKJ Taman Murni, menjadi gereja nomer urut 337 di lingkup Sinode GKJ, dan nomer urut 16 di lingkup Klasis Sala, dan peneguhan Pdt Is Subari menjadi pendeta GKJ Taman Murni.
  8. Dalam ibadah pendewasaan dan peneguhan pendeta tersebut juga diteguhkan majelis gereja sebagai Penetua 10 orang dan Diaken 11 orang.

REGENERASI

Melalui persidangan Majelis, diputuskan untuk diadakan regenerasi para pelayan, maka generasi penerus di kemajelisan mulai diprogramkan, terbukti dengan banyak kaum muda yang dipilih oleh jemaat untuk menjadi majelis gereja dan pengurus/panitia yang lain.

Selain itu juga, diputuskan perlunya pemanggilan pendeta untuk mneruskan pelayanan kependetaan di GKJ Taman Murni. Maka melalui SK no 63/SDM/01/18, diangkatlah panitia/tim pembimbing internal pemanggilan calon pendeta. Setelah melalui masa penjaringan, maka didapatkanlah seorang bakal calon pendeta untuk melalui proses yang diadakan, di dapatkanlah:

  1. Nama: Christian Galabara Alfadio Putra, tempat/tgl lahir: jakarta, 27 november 1991, alamat: kampung Sungai Begog, Kelurahan Semper Timur,Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Asal gereja:GKJ Tanjung Priok.
  2. Yang bersangkutan kemudian mengikuti pembimbingan sebagai calon pendeta di Klasi Sala, sesuai dengan tata pembimbingan yang ada.
  3. Setelah mengikuti sidang Istimewa, di GKJ Dagen Palur, ujian calon Pendeta, maka dinyatakan layak tahbis.
  4. Dan pada 27 November 2020, dengan mengambil tema: membumi raga menjejaki asa, ditahbiskan menjadi pendeta. Ditengah-tengah bangsa dan kota sedang gencar mencegah percepatan penyebaran virus covid 19, semboyan: ingat; pakai masker, cuci tangan, jaga jarak..pentahbisan dilaksanakan di GKJ Taman Murni, dalam keterbatasan undangan, dan dalam protokol kesehatan yang ketat.