GKJ Tegal

Info Kontak:

: Jl. Dr. Sutomo No.34, Tegal 52113

: 0283-351630

: gkjtegal@yahoo.com

Pendeta:

  • Pdt. Bernadus Meymoriardi Eksilimawan, S.Si.

Jadwal Ibadah:

  1. Minggu, Pk. 17.00
  2. Minggu, Pk. 07.00
  3. Minggu, Pk. 09.00

Profil dan Sejarah:

Awal mula Pekabaran Injil di Tegal dirintis oleh sebuah badan penginjilan GIU (GIUZ = Het Genootscap voor inen Uitwendige Zending) yang kemudian berhasil dan ingin memperluas wilayah sampai karesidenan Tegal, Purbalingga dan Banyumas. GIU bekerjasama dengan NGZV melakukan penginjilan di Jawa yang dimulai dari Tegal, dan untuk merealisasikan pekerjaan itu maka NGZV mengutus seorang zending yaitu Pendeta A. Vermer. Tanggal 25 Januari 1863, A. Vermer membaptis 37 orang yang terdiri dari 19 orang dewasa dan 18 orang anakanak.

Dengan dibaptisnya orangorang tersebut maka resmi berdiri jemaat di Tegal dan kemudian diberi nama Die Inlandsche Christengemeente te Tegal yang dapat diartikan Pasamoewan Kristen Djawi ing Tegal. Pada tahun 1864 jemaat Pasamoewan Kristen Djawi ing Tegal kemudian pindah ke Muaratoewa (sekarang pepanthan Muarareja) dan diberi sebutan “Klein Bethesda” artinya Bethesda Kecil.

Sejalan dengan perkembangan jemaat dan kemajuan jaman, maka mulai tahun 1968 GKJ Tegal dibagi menjadi 2 Jemaat yang masingmasing berdiri sendiri. Adapun pembagiannya adalah sebagai berikut:

1. GKJ Tegal meliputi GKJ Tegal dengan wilayah Muaratuwa (Muarareja) dan Tanjung
2. GKJ Slawi meliputi GKJ Slawi dengan wilayah Jatibarang, Margasari, Balapulang dan Prupuk

Pada tanggal 22 Mei 1990, GKJ Tegal mendewasakan pepanthan Brebes, pepanthan Tanjung dan pepanthan Jatibarang menjadi GKJ Brebes. Dan pada tanggal 29 Desember 2000 pepanthan Mejasem didewasakan menjadi GKJ Mejasem.

Para Pendeta yang pernah melayani di GKJ Tegal antara lain:
1. Pdt. M. Prawirotirto (24 September 1944 – Mei 1962)
2. Pdt. S. Dwijowiyono (1964 – 1972)
3. Pdt. Budi Mardono, S.Th. (12 Desember 1973 – 12 Desember 2006)