Info Kontak:

: Jl. Parangtritis KM.15, Patalan, Jetis Bantul, Yogyakarta 55781

: –

: klasisyogyaselatan@gkj.or.id

Profil dan Sejarah:

Pada awal abad XX di wilayah Yogyakarta (Propinsi DIY) bermunculan Gereja-Gereja yang didewasakan. Pertama-tama GKJ Gondokusuman didewasakan pada tanggal 23 November 1913, Kemudian berturut-turut GKJ Candisewu (sekarang GKJ Tanjungtirto) didewasakan pada tanggal 8 Maret 1925, GKJ Patalan dan GKJ Mergangsan (Kelompok Tungkak) pada tanggal 15 Maret 1925, GKJ Wates pada tanggal 4 September 1927.

Gereja-Gereja tersebut kemudian membentuk Klasis Yogyakarta (Klasis Gereja-Gereja Kristen Jawa  Yogyakarta) pada tahun 1929 (diadakannya Sidang Klasis pada tanggal 12 Maret 1929  dan 5 Oktober 1929).

Seperti telah disebutkan di atas Klasis Yogyakarta bersama-sama Klasis Kebumen, Purworejo dan Surakarta dalam Sidang Sinode Pertama yang dilakukan di Kebumen tanggal 16-17 Februari 1931 membentuk ikatan Gerejawi yang lebih luas lagi yaitu Sinode dengan nama Sinode Gereja-gereja Kristen Jawa Tengah bagian Selatan (GKJTS), yang ditetapkan berdirinya pada tanggal 17 Februari 1931. Tanggal tersebut yang saat ini ditetapkan menjadi tanggal lahirnya Sinode GKJ.

Atas berkat Tuhan dan kegiatan pekabaran Injil yang dilakukan Gereja serta pelayanan yang dilakukan melalui yayasan dan lembaga Kristen (Rumah Sakit, Sekolah Kristen) Gereja Kristen di Yogyakarta semakin tumbuh berkembang. Kemudian ada beberapa Gereja yang didewasakan. Yang dapat kami sebutkan berdasarkan data yang ada  antara lain GKJ Wonosari pada tanggal 19 Juli 1931. GKJ  Medari pada tanggal 6 Oktober 1935, GKJ Ngulakan, Kalipenten, Ngenta-enta pada tahun 1938.

Perkembangan Gereja Kristen Jawa di Yogyakarta tersebut terdukung dengan adanya dua pendeta utusan dari ZGK yang bekerja dan melakukan pelayanannya di Yogyakarta yaitu Ds van Reenen untuk  wilayah Yogyakarta bagian Barat dan Ds. Allaart untuk wilayah di Yogyakarta bagian Timur.

Setelah pembiakan Klasis Yogyakarta Timur menjadi dua Klasis yaitu Klasis Yogyakarta Selatan dan Klasis Yogyakarta Utara, (Akta XXXVI Klasis Yogyakarta Timur, Artikel 37), GKJ-GKJ Klasisi Yogyakarta Selatan yang semula hanya terdiri/beranggotakan 8 GKJ saat ini sudah bertambah menjadi 16 GKJ.

Adapun Gereja-gereja Klasis Yogyakarta Selatan yaitu :

1

Gondokusuman

 dewasa : 23-11-1913

2

Patalan

 dewasa : 15-03-1925

3

Mergangsan

 dewasa : 15-03-1925

4

Gunturgeni

 dewasa : 09-11-1941

5

Bantul

 dewasa : 01-01-1966

6

Kotagede

 dewasa : 14-06-1967

7

Sumberagung

 dewasa : 01-01-1972

8

Canden

 dewasa : 01-01-1977

9

Madukismo

dewasa : 31-10-1982

10

Jodhog

dewasa : 07-04-1996

11

Sidomulyo

dewasa : 02-10-1997

12

Brayat Kinasih

dewasa : 21-04-2001

13

Bambu Tegalrejo

dewasa : 07-06-2008

14

Wonocatur

dewasa : 15-07-2008

15

Pundong

dewasa : 30-12-2016

16

Suryodiningratan

dewasa : 01-05-2018

 

Dari data perkembangan/pertumbuhan Gereja tersebut yaitu dengan didewasakannya GKJ-GKJ yang baru  menunjukkan bahwa keberadaan GKJ-GKJ Klasis Yogyakarta Selatan menunjukkan bahwa campur tangan dan berkat Tuhan sungguh-sungguh melimpah. Hal itu tentu saja juga tidak dapat dipisahkan dari kegiatan Pemberitaan Karya Penyelamatan dan Pemeliharaan yang dilakukan di setiap GKJ anggota Klasis Yogyakarta Selatan, dan berbagai bentuk pelayanan yang dilakukan oleh berbagai lembaga-lembaga Kristen yang ada di wilayah.

 

  1. Persidangan-Persidangan Klasis Yogyakarta Selatan

 

Sidang Ke

Waktu

Penghimpun,GKJ

Keterangan

I

8 Maret 1989

Bantul

 

II

 

 

 

III

26-27 Maret 1990

Gondokusuman

 

IV

 

 

 

V

 

 

 

VI

30 Oktober 1991

Kotagede

 

VII

 

 

 

VIII

 

 

 

IX

 

 

 

X

29-30 Juni 1995

Canden

 

XI

29-30 Mei 1996

Gondokusuman

 

XII

17-18 Juli 1997

Gunturgeni

 

XIII

6-7 Juli 1998

Jodhog

 

XIV

26 Juni 1999

Kotagede

 

XV

4 April 2000

Madukismo

 

XVI

26 Maret 2001

Mergangsan

 

XVII

 

Patalan

 

XVIII

2 April 2003

Sidomulyo

 

Sidang Ke

Waktu

Penghimpun,

GKJ

Keterangan

XIX

16 April 2004

Sumberagung

 

XX

22 April 2005

Bantul

 

XXI

30 Maret 2006

Brayat Kinasih

 

XXII

31 Maret 2007

Canden

 

XXIII

28 Maret 2008

Gondokusuman

 

XXIV

26 Maret 2009

Gunturgeni

 

XXV

16 Maret 2010

Jodhog

 

XXVI

5 Maret 2011

Kotagede

 

XXVII

23 Maret 2012

Madukismo

 

XXVIII

12 Maret 2013

Mergangsan

 

XXIX

31 Januari 2014

Patalan

 

XXX

30 Januari 2015

Sidomulyo

 

XXXI

8 Februari 2016

Sumberagung

 

XXXII

28 Januari 2017

Wonocatur

 

XXIII

27 Januari 2018

Bambu Tegalrejo